Senin, 11 April 2011 (11411)
satu nya ada 4 di bulan ke 4
Upacara Senin ini, Matahari seperti enggan bersinar, cahayanya tak seperkasa senin seminggu yang lalu, sinarnya tepat pada raut wajah. Pagi ini senin 11 April 11 atau 11-4-11, tanpa terasa ini adalah upacara bendara terakhir bagi kelas XII atau kelas 3. tak biasanya upacara pagi ini, saya begitu semangat walaupun datang terlambat, tapi sempat pula melihat bendera naik dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Terlihat wajah wajah yang saya lihat 3 tahun lalu masih berseragam putih biru, tampak wajah terlihat imut, sedikit kusam, tak bermotif itu 3 taun lalu. Ketika mereka (kelas XII) upacara di senin pagi waktu pertama menginjakkan kaki di SMK Angkasa 2, belum ada suara riuh rendah ketika upacara berlangsung, belum ada gerakan gerakan nakal yang sengaja mengundang perhatian kawan kawannya dan belum ada Guru Tatib yang sengaja berkeliling memeriksa kelengkapan atribut dan pakaian sekolah. Senin itu ketika pertama kalian datang dan melaksanakan upacara terasa matahari pun menyambut dengan sinar yang terang benderang seolah tersenyum memberikan sambutan datang di SMK Angkasa 2, kampus harapan penuh perjuangan.
Senin pagi ini, 11411 matahari tak begitu perkasa bersinar, mendung tak pasti akan turun hujan, sinar matahari seolah olah menampakkan kemurungan pagi ini. Bahkan pagi ini beberapa jatuh pingsan, padahal upacara pagi adalah rutinitas seperti halnya senin senin yang sudah dilalui, siswa yang terlambat dipisahkan dalam barisan berbeda. Senin ini apa sih bedanya lagi?
Senin pagi ini, 11411 ketika Ibu Kepala Sekolah menyampaikan amanatnya, salah satu penggalan kata katanya adalah: “Pagi ini adalah upacara terakhir bagi kalian siswa XII, sebuah perjalanan sejarah di SMK Angkasa 2 Margahayu, mengantarkan kalian melaksanakan Upacara Bendera Terakhir di Pagi ini. Banyak teman yang berguguran tumbang tidak dapat bersama sama menempuh akhir pembelajaran, ini bukti bahwa kalian sudah mantap untuk menghadapi Ujian Nasional yang tinggal hitungan hari dihadapan kita, ini adalah Upacara Penaikan Bendera terakhir bagi kalian”.
Luar biasa kata kata yang disampaikan ibu Kepsek, terlihat mata mata sembab yang saya yakin mereka ingin menitikkan air mata, tak terasa juga saya yang berdiri di belakang Ibu Kepala Sekolah, di deretan barisan Upacara para guru, hanyat dalam rangkaian kata kata amanat upacara pagi ini. Air mata saya ingin tumpah melihat kalian.....(siswa kelas XII) perjuangan kalian tinggal hitungan hari. Terasa begitu cepat rasanya... tapi memang perjuangan harus segera dilanjutkan.
Subhanallloh.... pagi ini saya melihat wajah wajah semangat, wajah wajah pasrah, wajah wajah penuh harap, wajah wajah penuh dengan cita cita dan semua wajah wajah itu berharap Ujian terakhir ini menjadi jembatan meraih cita cita.
Subhanalloh.... air mata akhirnya menetes juga walaupun tertahan, kalian semua yang dihadapan saya ketika senin pagi dalam upacara bendera terakhir di SMK Angkasa 2 Margahayu, kalian semua yang siap berjuang di hari senin depat untuk menentukan arah tujuan cita cita dan Kalian semua yang telah memaksa air mata laki laki bertubuh besar seperti saya akhirnya menetes...... Selamat berjuang anak-anakku semua orang yang menyayangi kalian berharap ujian akhir ini dilalui dengan keberhasilan....Tuhan berserta kalian karena kalian tak lelah untuk berjuang, belajar dan berusaha semampu kalian. Ya... Robb..berikan kemudahan pada mereka... berikan apa yang mereka inginkan... berikan kemaslahatan dan kemampuan untuk berfikir serta berdzikir membesarkan nama-MU... Amiin. Selamat Berjuang anak-anakku....